Selasa, 14 Januari 2020

Untuk Bisa Menggunakan Suatu Aplikasi Yang Diinginkan Pada Perangkat Computer Ataupun Pada Android, Perlu Melangkahi Proses Instalasi Terlebih Dahulu. Pasti Sahabat Gci Mengalami Kendala Saat Mencoba Menginstall Suatu Aplikasi Yang Diidamkan. Dan Kebanyakan Tidak Mengetahui Kunci Dari Permasalahan Saat Melakukan Instalasi Software Aplikasi Tersebut. Kali Ini Garuda Cyber Akan Berbagi Pengetahuan Mengenai Permasalahan Pada Instalasi Software Aplikasi Untuk Sahabat Gci Yang Masih Belum Tahu.
Software aplikasi adalah perangkat lunak yang menyediakan berbagai layanan yang memungkinkan penggunanya untuk beroperasi di perangkat computer maupun android. Sebelum mencoba menginstall, terlebih dahulu sahabat Gci harus mendownload aplikasi yang diinginkan. Instalasi software aplikasi adalah proses peletakan aplikasi perangkat computer/ android pada perangkat kerasnya. Setiap aplikasi kadang memiliki tahap instalasi yang berbeda satu sama lain. Ada yang melewati tahap instalasi yang singkat dan sederhana, namun juga ada tahap instalasi yang memerlukan product key dari aplikasi tersebut. Perbedaan pada tahap instalasi ini terletak pada jenis aplikasi yang hendak diinstal.
Karena kerap terjadi permasalahan ketika menginstall software aplikasi tersebut, perlu dimiliki pengetahuan mengenai cara mengatasi permasalahan tersebut. Berikut adalah permasalahan yang biasanya terjadi pada saat proses instalasi software aplikasi.
  1. File dan data yang akan diinstall hilang atau rusak, menyebabkan file tidak bisa diinstal dan otomatis tidak bisa digunakan. Solusi jika sahabat Gci menemui kendala ini ialah perlu mendownload kembali file atau data dari aplikasi yang akan diinstal. Kemudian pastikan terlebih dahulu dengan cermat apakah proses download dilakukan dengan benar dan tidak ada file atau data yang rusak.
  2. Kemungkinan perangkat tidak mendukung. Tidak semua aplikasi dapat diinstal di perangkat yang sama lho. Mengenali perangkat kita sendiri akan membantu kita dalam memilih aplikasi yang pas ya sahabat G Jika suatu aplikasi tidak didukung oleh perangkat, maka jalan yang pas adalah perlu mencari versi yang lebih lama dari versi sebelumnya. Atau mencari lagi aplikasi yang sesuai dengan perangkat sahabat gci.
  3. Tidak tersedianya media penyimpanan yang sesuai. Sebelum proses instalasi dilanjutkan, biasanya aplikasi akan meninjau dulu nih apakah space memory yang ada cukup atau tidak. Sahabat Gci harus lebih teliti dalam mengenali tiap bagian dari perangkat sahabat.
  4. Tidak sesuai dengan tahap instalasi yang betul. Proses instalasi user akan dipandu dengan berbagai perintah yang sudah di format sebelumnya. Jadi apabila sahabat tidak melewati langkah yang sesuai, makan akan terjadi error atau kesalahan dalam pemakaian aplikasi nantinya. Harus lebih teliti ya.
  5. Aplikasi sudah terlalu jadul. Sekarang ini sudah banyak aplikasi yang di update atau diperbaharui. Kemudian versi yang lama ditinggalkan atau sudah tidak di dioperasi lagi. Sebagian aplikasi yang sudah versi lama ini sudah tidak bisa dipakai lagi, karena sifatnya yang sudah ketinggalan dan sistemnya yang tidak cocok dengan system computer yang semakin canggih saja.
  6. Aplikasi tidak bisa dijalankan. Jika sahabat Gci menemui kasus yang satu ini, maka cara yang kemungkinan bisa membantu adalah dengan melakukan restart. Karena sebagian aplikasi harus menyesuaikan terlebih dahulu. Biasanya aka nada perintah untuk merestart perangkat, namun jika tidak ada perintah dan program tidak bisa dijalankan, maka cara ini mungkin bisa dicoba.

Minggu, 12 Januari 2020
















Assalamualaikum πŸ˜„
     Hari ini kita akan membahas tentang 10 masalah saat perakitan komputer dan saat penginstalan πŸ‘mau tau apa ajah masalah nya😜 check this out 😝

10 masalah perakitan komputer
1)Komputer Yang Dirakit Tidak Mau Menyala Sama Sekali

2)Komputer Bisa Menyala, Namun Muncul Peringatan Disk Boot Failure

3)Suara Tidak Ada

4)Salah pemasangan pada jumper motherboard
Langkah yang harus di lakukan ialah cabut semua yang terpasang pada port I/O lalu bawa komputer ke daerah yang terang, buka casing dengan obeng yang tepat, dan cek jumpernya sesuaikan dengan yang tertera di manual book motherboard atau cek dengan obeng (-) kecil tiap dua jarum sambil komputer di aliri listrik.

5)Kesalahan Memasang RAM atau VGA
Dengarkan bunyi beep-nya biasanya terdengar bunyi beep panjang itu disebabkan karena salah dalam pemasangan RAM atau VGA Card coba cabut semua yang ada di port I/O, lalu bawa computer ke tempat terang dan buka casing. Cabut RAM dan VGA Card lalu bersihkan pin-nya dengan karet penghapus. Jika sudah pasang kembali RAM dan VGA Cardnya dan coba tes

6)Kesalahan Pemasangan Kabel data untuk HardDisk
Pemasangan Kabel data untuk HardDisk yang tidak pas atau terbalik. Atau pengaturan posisi Master atau Slavepada HardDisk yang tidak tepat. Betulkan serta check pada jumper HardDisk untuk posisi Master/Slave dan cek dengan autodetect HardDisk pada BIOS

7)Pemasangan Kabel Data Disk Drive yang tidak pas atau terbalik
Pemasangan panel connector yang tidak tepat sehingga lampu Indicator untuk HardDisk dan Power On tidak aktif.

8)Masalah Pada Power Supply
setelah dihidupkan PC tidak bereaksi apa-apa, tidak ada tampilan di monitor, tidak ada lampu indikator (led) yang menyala, kipas power supply tidak berputar, lampu indikator pada monitor tidak menyala. kabel terhubung dengan benar dan steker terpasang dengan baik pada soketnya.

9)Masalah pada lampu front panel
Lampu IDE LED menyala terus atau tidak menyala sama sekali. Demikian juga dengan lampu power LED. Bila masalah ini muncul, kemungkinan terbesar masalahnya terletak pada kesalahan posisi kabel-kabel front panel casing yang terhubung ke motherboard.

10)Komputer sering tampil blue screen.
u  Pesan Blue Screen bisa disebabkan system windows ada yang rusak, Bisa dari Memory, Bisa dari hardisk, bisa dari komponen lainnya, tergantung pesan blue screen yang ditampilkan.





Minggu, 05 Januari 2020

Assalamualaikum warahmatullahi wb.
Hari saya akan menampilkan Job Sheet pertama saya🀣

Semangat vhiiaπŸ˜„

JOB SHEET 1
Alat dan bahan :
          1)    Komputer PC 1 unit lengkap dengan multi media
2)        Buku manual reference untuk komponen PC yang sesuai
3)        Tools set
Kesehatan dan Keselamatan Kerja
1)        Gunakan peralatan sesuai dengan fungsinya.
2)        Bekerjalah sesuai dengan cara kerja atau petunjuk yang telah ditentukan.
Langkah Kerja
1)        Siapkan alat dan bahan yang digunakan dalam percobaan ini.
2)        Bukalah penutup casing pada CPU
3)        Amati semua komponen yang ada.
4)        Catatlah semua komponen yang ada pada CPU dan di luar CPU.
5)        Buka dan bacalah buku manual reference yang sesuai dengan komponen yang ada.
6)        Catatlah spesifikasi dari komputer tersebut.
7)        Buatlah laporan tentang spesifikasi dari komputer yang anda amati tersebut.
8)        Laporkan hasil pekerjaan anda pada guru pembimbing (pengajar).
9)        Jika semua telah selesai tutuplah kembali cashing pada CPU dan rapikan alat dan bahan kemudian kembalikan ke tempat semula.