Jumat, 12 November 2021

MATERI ADOBE PREMIERE

 ADOBE PREMIERE

*Fungsi dasar ADOBE PREMIERE

        Fungsi Adobe Premiere yang paling utama, yaitu sebagai software pengolah video. Selain itu, ada beberapa fungsi Adobe Premiere lainnya, di antaranya sebagai berikut: Membuat dan melakukan editing konten. Membuat video promosi.

*Macam-macam Tool ADOBE PREMIERE

     Bermain dengan video tentu merupakan hal yang mengasyikkan. Terlebih, ketika video tersebut dapat dinikmati banyak orang dan menghasilkan pundi-pundi rupiah. Agar dapat mengedit video sendiri tanpa harus menyewa seorang ahli, Anda harus mulai belajar secara mandiri.

Sebelum belajar, tentu Anda harus mengenali tools-nya terlebih dahulu agar lebih mudah mengaplikasikannya. Nah, berikut tools yang ada di Adobe Premiere Pro:
1. Selection Tool

Alat penyeleksi ini difungsikan untuk memilih data di dalam lembar kerja, baik berupa video, musik, maupun gambar. Bahkan, selection tool juga bisa digunakan untuk menggeser letak video agar penataannya lebih rapi dan sesuai yang diinginkan. Shortcut singkatnya di keyboard adalah huruf V.

2. Track Select Tool

Alat ini digunakan untuk menyeleksi 1 track secara penuh sehingga memudahkan proses pengubahan. Semisal ada 5 track dalam layar, maka bila salah satu ingin diubah secara keseluruhan, cukup tekan SHIFT+A di keyboard atau pilih track select tool yang bergambar panah ke kanan di dalam kotak patah-patah.

3. Ripple Edit Tool

Ripple edit tool berfungsi untuk menyesuaikan titik edit maupun memindahkan klip yang diinginkan pada timeline. Selain mencari simbol dua panah yang saling bertolak belakang, Anda dapat menekan huruf B untuk langsung menggunakan tool tersebut.

4. Rolling Edit Tool

Bila Anda memiliki 2 buah klip yang hendak diedit tanpa harus ada pengurangan maupun penambahan pada timeline, maka pilih rolling edit tool untuk melakukan penyesuaian di antara titik edit agar memudahkan pengubahan bentuk.

5. Rate Stretch Tool

Bersimbol panah melengkung diagonal di tengah garis, rate stretch tool berguna dalam menambah kecepatan atau memperlambat durasi dari video yang Anda miliki. Shortcut singkatnya hanya dengan menekan huruf X.

6. Razor Tool

Terkadang, ada bagian video maupun musik pengantar yang hendak dikurangi atau dipotong lantaran tidak terpakai. Anda dapat menggunakan razor tool yang bersimbol potongan rol film.

7. Pen Tool

Bila Anda ingin membuat salah satu video maupun gambar yang hendak diedit tidak terlihat atau transparan, maka manfaatkan pen tool yang bersimbol pena. Alat ini berfungsi untuk membuat klip menjadi transparan dengan menekan huruf P secara berulang. Pen tool juga dapat dipakai untuk menciptakan jangkar di dalam klip.

Nah, itulah 7 tools yang dapat membantu Anda dalam editing video menggunakan Adobe Premiere Pro. Agar lebih mahir, bergabunglah bersama primaindisoft—tutorial online yang menyenangkan dengan beragam materi menarik.

*Effect yang ada dalam ADOBE PREMIERE


Sebagai software editing video, Adobe Premiere juga dilengkapi dengan fitur-fitur visual effect yang memungkinkan penggunanya dapat menghasilkan karya visual yang berkelas profesional.

Setiap pengguna akan dapat dengan mudah menggunakan fitur-fitur efek yang menarik yang tersedia untuk disematkan pada klip-klip yang telah tersusun di dalam Timeline Window.

1. Pengenalan Efek Video pada Software Adobe Premiere
Semua fitur efek pada software Adobe Premiere tersimpan dalam jendela efek (Effect Window). Ada enam kelompok efek yang disediakan oleh software Adobe Premiere yang dapat digunakan sesuai fungsi dari masing-masing efek serta daya imajinasi yang dimiliki oleh pengguna sebagai video editor. Berikut adalah enam kelompok fitur efek yang tersedia pada software Adobe Premiere.
Effect Adobe Premiere Pro CC
Effect Adobe Premiere Pro CC

1. Preset
Kelompok Preset adalah kelompok dari berbagai efek yang telah dilakukan perubahan-perubahan pengaturan secara individual sesuai keinginan editor. Selanjutnya, hasil dari pengaturannya disimpan pada kelompok preset ini. Kamu bisa mencari di berbagai situs blog atau youtube untuk mendapatkan preset ini ada yang secara gratis maupun yang berbayar. Kata kunci yang bisa kamu gunakan dalam pencarian seperti “Preset Adobe Premiere”, Free Download Preset Adobe Premiere” dll. 
Presets
Presets

 2. Lumetri Presets
Lumetri Presets adalah kelompok efek yang dapat digunakan untuk merubah pewarnaan (coloring) baik pada klip video maupun gambar. Tersedia beberapa pilihan efek audio yang dapat digunakan sehingga memungkinkan untuk membuat suasana pada video maupun gambar terlihat lebih bagus.
Lumetri Presets
Lumetri Presets

3. Audio Effects
Audio Effects adalah kelompok efek yang dapat digunakan hanya pada klip audio. Tersedia beberapa pilihan efek audio yang dapat digunakan sehingga memungkinkan untuk membuat kualitas audio terdengar sangat baik. Bahkan memungkinkan juga bagi Anda untuk memperbaiki apabila file audio yang akan digunakan memiliki kualitas kurang baik atau bahkan rusak. 
Audio Effects
Audio Effects

4. Audio Transitions
Audio Transitions adalah kelompok fitur transisi file audio sehingga memungkinkan bagi editor untuk membuat perpindahan audio secara halus dan berkualitas. Kamu bisa mengeksplorasi efek ini pada project yang kamu punya. 
Audio Transitions
Audio Transitions

5. Video Effects
Kelompok Video Effects berisikan efek-efek yang paling sering digunakan oleh semua pengguna software Adobe Premiere selaku video editor. Penggunaan fitur efek video inilah yang dapat membuat semua pengguna sebagai video editor mengekspresikan imajinasinya tanpa dibatasi oleh apa pun. Pada sebuah klip, sangat dimungkinkan untuk disematkan lebih dari satu efek hingga mencapai sesuatu yang dikehendaki oleh editor video. Berbeda dengan kelompok sebelumnya, pada kelompok Video Effects di dalamnya terdapat fitur-fitur efek yang dikelompokkan berdasarkan fungsinya. 

Video Effects

4. Video Transitions
Kelompok Video Transition berisikan fitur transisi yang hanya dapat digunakan untuk file gambar ataupun video. Pilihan fitur transisi yang disediakan sangat memungkinkan seorang editor mampu menunjukkan kualitasnya dengan berbagai penggunaan fitur transisi video yang artistik dan sangat menarik untuk dilihat.
Video Transitions
Video Transitions
Sama halnya dengan kelompok Video Effects, kelompok Video Transitions juga berisikan fitur-fitur transisi yang dikelompokkan sesuai dengan jenis transisinya. 

2 Penggunaan Efek Video pada Software Adobe Premiere
Pada setiap software multimedia, penggunaan efek sangat memengaruhi hasil produksi yang diciptakan. Hampir seluruh desainer, baik grafis, video, maupun animator sangat bergantung pada ketersediaan efek yang memadai. Bahkan sering kali, selain adanya efek yang menjadi fitur sebuah software, pengguna masih merasa perlu untuk menambah library-nya dengan plug-in yang didapat dari berbagai sumber.
Khusus mengenai fitur efek video pada software Adobe Premiere, telah tersedia berbagai macam fitur efek video untuk berbagai keperluan editing yang diinginkan. Belum lagi ditambah dengan keahlian seorang editor yang mampu mencampur beberapa software multimedia sehingga mampu menciptakan satu hasil karya visual yang luar biasa.
Beberapa fitur efek dalam software Adobe Premiere yang terbagi dalam beberapa kelompok menurut fungsinya akan dijelaskan secara rinci pada bagian setelah ini. Akan dijelaskan contoh penggunaan dari salah satu fitur efek video agar lebih mudah dipahami. Perlu untuk dicatat bahwa setiap penggunaan fitur efek video, perlu dilakukan penyesuaian pada setiap parameter efek yang terdapat pada jendela Effect Controls.

a. Adjust
Sesuai dengan namanya, adjust berarti penyesuaian. Fitur efek video yang ada pada kelompok ini, seluruhnya memiliki fungsi penyesuaian untuk segala aspek terkait editing video atau gambar. Penyesuaian yang dapat dilakukan adalah penyesuaian warna atau cahaya. Penyesuaian warna ataupun cahaya sangat perlu dilakukan apabila terlihat hasil perekaman gambar terasa kurang dalam hal pewarnaan ataupun pencahayaan. 

b. Blur and Sharpen
Blur and Sharpen adalah kelompok fitur efek video yang memiliki dua fungsi, yaitu fungsi mengaburkan gambar (blur) sehingga gambar klip akan tampak buram dan tidak jelas. 
Sementara itu, fungsi mempertajam gambar (sharpen) apabila gambar klip video terasa kurang tajam. Penggunaan efek blur kadang kala sangat diperlukan guna menambah sisi artistik hasil video yang disunting.

c. Channel
Channel adalah kelompok fitur efek video yang berfungsi memberikan efek blending (pencampuran) dan invert (lawan warna). Fungsi dasar dari fitur-fitur efek yang ada pada kelompok ini, yaitu menambah sisi artistik dan keindahan karya visual yang diciptakan. Dengan kehadiran fitur-fitur efek video ini diharapkan seorang editor mampu berekspresi secara bebas sehingga tercipta hasil karya visual yang indah dan berkualitas.

Contoh penggunaan efek Channel - Arithmetic dengan penyesuaian nilai-nilai parameter efek pada jendela Effect Controls.

d. Color Correction
Berbeda dengan Adjust, Color Correction merupakan kelompok fitur efek video yang berfungsi melakukan koreksi dan penyesuaian warna secara spesifik dan mampu mengoreksi pada satu unsur warna. Warna dan pencahayaan merupakan satu hal vang saling memengaruhi. Oleh karena itu, koreksi pada warna uga akan memengaruhi tingkat pencahayaan atau eksposur dari gambar klip video yang dikoreksi.

Contoh penggunaan efek Color Correction – Color Balance yang disematkan pada klip yang berada pada tack video 1 dengan penyesuaian nilai- nilai parameter efek pada jendela Effect Controls.

e. Distort
Secara bahasa, "distort" berarti mengubah atau juga memutarbalikkan. Oleh karena itu, fitur-fitur efek video pada kelompok memang berfungsi mengubah ukuran, bentuk, dan posisi dari sebuah klip pada monitor. Hal ini dimungkinkan agar seorang editor mampu membuat satu hasil karya visual yang artistik, baik dipandang dan gambar berkualitas. 

Contoh penggunaan efek Distort – Wave Warp yang disematkan pada klip yang berada pada tack video 1 dengan penyesuaian nilai- nilai parameter efek pada jendela Effect Controls.

f. Generate
Fitur-fitur efek video yang termasuk dalam kelompok Generate adalah fitur efek yang menghasilkan sebuah tampilan tambahan. Tampilan tambahan ini berfungsi sebagai aksesoris klip sehingga editor dapat memperkaya ide yang dimilikinya.

Tampilan efek tersebut akan mengubah gaya dan bentuk klip sehingga klip terlihat lebih hidup dan interaktif. 

Contoh penggunaan efek Generate - Lens Flare yang disematkan pada gambar klip video untuk menutupi bagian jendela dengan penyesuaian-penyesuaian nilai parameter yang terdapat pada jendela Effect Controls.

g. Image Control
Image Control adalah kelompok fitur-fitur efek video yang berfungsi melakukan penyesuaian warna gambar, baik mengubah maupun menghilangkan warna tertentu. Image Control juga hampir mirip dengan Color Correction, hanya saja Image Control lebih spesifik dalam pemilihan salah satu warna yang akan dilakukan penyesuaian. Berikut fitur-fitur efeknya Image Control

Contoh penggunaan efek Image Control - Black and White yang disematkan pada gambar klip video.

h. Keying
Keying adalah fitur efek video yang sangat umum. Keying berfungsi menghilangkan warna tertentu sehingga pada gambar-gambar klip pada timeline dapat digabung dalam satu timecode tertentu dan saling berhubungan antara klip yang satu dan lainnya.

Contoh penggunaan efek Keying - Color Key yang disematkan pada gambar klip video dengan penyesuaian nilai-nilai parameter efek pada jendela Effect Controls.
 
i. Noise and Grain
Noise and Grain merupakan gangguan ataupun hambatan yang terdapat pada gambar klip hasil perekaman video. Namun pada kelompok efek ini, Noise and Grain memberikan opsi sebagai penambah artistik sebuah karya visual. Penggunaan efek ini seolah membuat gambar klip video seperti hasil perekaman di waktu yang sudah lama sekali bahkan memiliki nilai sejarah tertentu. 

Contoh penggunaan efek Noise and Grain - Noise yang disematkan pada gambar klip video dengan penyesuaian nilai- nilai parameter efek pada jendela Effect Controls.

J. Perspective
Seperti dalam dunia 3D, Perspective merupakan sudut pandang sehingga tampilan klip pada monitor dapat diputar melaui tiga sumbu atau 3D. Seluruh fitur efek video yang termasuk dalam kelompok Perspective memberikan opsi pergerakan klip dalam tiga sumbu 3D dalam penempatannya di jendela monitor. 

Contoh penggunaan efek Perspective - Basic 3D yang disematkan pada gambar klip video dengan penyesuaian nilai- nilai parameter efek pada jendela Effect Controls.

k. Stylize
Stylize merupakan sebuah kumpulan fitur-fitur efek video yang berfungsi mengubah gaya tampilan klip sehingga meninggalkan keaslian dari file video hasil perekaman gambar. Opsi gaya yang ditawarkan sangat beragam sehingga memungkinkan seorang editor mengembangkan kreativitas
dalam seni editing.

Contoh penggunaan efek Stylize - Solarize yang disematkan pada gambar klip video dengan penyesuaian nilai-nilai parameter efek pada jendela Effect Controls.

l. Time
Time adalah kelompok fitur efek video yang berfungsi memberikan efek pengulangan gerakan berdasarkan satuan waktu. Sama halnya dengan efek pengulangan pada suara, hanya saja pada klip video yang berulang adalah gerakannya hingga menyerupai gerakan bayangan. Berikut macam-macam fitur dalam kelompok Time.


 
Contoh penggunaan efek Time - Echo yang disematkan pada gambar klip video dengan penyesuaian nilai-nilai parameter efek pada jendela Effect Controls.

m. Transform
Seperti software multimedia pada umumnya, Transform merupakan sebuah perintah yang dapat mengubah ukuran, bentuk, dan posisi gambar pada satu area kerja. Pada kelompok Transform ini pula, terdapat beberapa macam fitur efek video yang berfungsi melakukan perubahan-perubahan tersebut.
Berikut macam-macam fitur efek video yang terdapat dalam kelompok Transform.

Contoh penggunaan efek Transform - Edge Feather yang disematkan pada gambar klip video dengan penyesuaian nilai- nilai parameter efek pada jendela Effect Controls.

n. Transitions
Transitions memiliki fungsi yang sama dengan efek Video Transitions, hanya saja dari pengolahannya, fitur-fitur efek video yang ada di dalamnya memiliki bentuk dan ciri khusus. Penggunaannya harus disertai dengan penggunaan keyframe, baik di awal maupun di akhir sehingga proses transisi dapat
dijalankan. Berikut fitur-fitur efek video yang termasuk dalam kelompok Transitions.

Contoh penggunaan efek Transitions - Block Dissolve yang disematkan pada gambar klip video dengan penyesuaian nilai-nilai parameter efek pada jendela Effect Controls. 

o. Trapcode
Kelompok efek Trapcode berisikan fitur-fitur efek video hasil dari penambahan yang didapat dari vendor penunjang software Adobe Premiere. Seluruh fitur efek video tambahan yang juga disebut plug-in akan tersusun pada kelompok Trapcode ini. Sementara itu, pada awal pemasangan instalasi software Adobe Premiere, kelompok efek Trapcode masih kosong atau belum ada fitur efek yang dapat digunakan.

p. Utility
Pada kelompok Utility, hanya terdapat satu fitur efek video yaitu Cineon Converter yang berfungsi memberikan efek cahaya dari berbagai sumber cahaya. Pemberian fitur efek video ini juga akan mengubah tampilan asli klip video hasil perekaman gambar.

Contoh penggunaan efek Utility - Cineon Converter yang disematkan pada gambar klip video dengan penyesuaian nilai-nilai parameter efek pada jendela Effect Controls.

q. Video
Video merupakan kelompok fitur efek video terakhir yangada pada jendela Video Effect. Pada kelompok Video ini, hanya terdapat fitur Timecode yang dapat disematkan pada klip video yang sedang ditampilkan. Timecode ini berguna sebagai pengontrol waktu untuk melakukan sinkronisasi video dengan hal-hal lainnya di luar video itu sendiri.

Contoh penggunaan efek Video - Timecode yang disematkan pada gambar klip video dengan penyesuaian nilai- nilai parameter efek pada jendela Effect Controls.

 *Setting yang terdapat di ADOBE PREMIERE

Mengedit video pada dasarnya bukanlah pekerjaan mudah yang bisa diselesaikan dalam waktu yang cepat. Apalagi kalau kamu baru mulai menggeluti bidang pervideoan ini.

Namun, sebenarnya ada beberapa cara yang bisa dilakukan agar proses editing video ini bisa dipercepat, setidaknya dalam melakukan prosesnya.

Mulai dari membuat video untuk YouTube hingga yang lebih serius sekalipun, inilah lima cara yang bisa kamu lakukan untuk mengedit video lebih cepat di Adobe Premiere Pro.


Resolusi Playback
tips menggunakan adobe premiere pro


Cara pertama cukup mudah dilakukan, tapi memiliki efek yang signifikan. Daripada melihat pratinjau video dalam kualitas tertinggi, ada baiknya kamu mengurangi kualitas videonya muulai dari 1/2 sampai 1/4 untuk video HD atau 1/8 hingga 1/16 untuk video 4K.

Pengurangan kualitas ini tak akan mempengaruhi kualitas video pada hasil akhirnya nanti.

Pada pojok kanan atas dari Program Monitor kamu, pilih kotak Select Playback Resolution. Pilihan ini akan mengurangi kualitas video pratinjau yang diperlihatkan. Jika kamu mengedit video 1080p, kamu tidak bisa memilih pengaturan di bawah 1/4.
Playback Zoom Level
tips menggunakan adobe premiere pro-2
Sumber foto: YouTube.

Premiere Pro memiliki pengaturan level playback zoom dan skala yang sangat bervariasi, tapi terkadang pengaturan ini dapat mengurangi kinerja laptop.

Pada pojok kiri bawah Program Monitor terdapat kontrol Playback Zoom Level. Kontrol ini akan menyesuaikan ukuran dari monitor Playback-nya. Kamu dapat menempatkannya di level 100 persen, atau presentase yang lebih besar atau kecil lagi.

Kamu mungkin ukurannya lebih besar saat bekerja dengan ukuran layar yang kecil, tapi jika kamu memiliki layar yang lebih besar, ukuran persentase yang lebih kecil dapat menghasilkan kinerja proses yang lebih cepat.


Transcode Footage
tips menggunakan adobe premiere pro-3


Kebanyakan video yang direkam dengan kamera DSLR disimpan dengan kompresi format yang tinggi, seperti H.264. Codec H.264 ini sangat baik untuk mengurangi ukuran file, tapi sangat berat untuk dijalankan komputer saat mengeditnya.

Sementara itu, format yang siap pakai seperti Apple ProRes menghasilkan ukuran file yang lebih besar, tapi hanya sedikit membebani kinerja komputer saat mengeditnya.

Jika kamu mengkonversikan semua hasil rekaman ke format yang mudah diedit, kamu akan mendapatkan kinerja komputer yang lebih cepat.

Selain di laptop, kamu juga bisa mengedit video di smartphone lewat aplikasi-aplikasi pilihan. Simak rekomendasinya di artikel ini.

Pelajari shortcut-nya
tips menggunakan adobe premiere pro-4


Shortcut akan menghasilkan pengalaman yang berbeda saat mengedit video. Kamu akan terlihat sangat menguasai program dan sekaligus akan mempercepat proses edit videonya.

Masuk ke Premiere Pro CC lalu pilih Keyboard Shortcuts untuk menampilkan menu Premiere Keyboard Shortcut.

Kamu dapat melihat berbagai macam pilihan shortcut yang telah dipilihkan oleh program tersebut untuk kamu hapalkan.

Ingin mencoba software lain selain Adobe Premiere? Simak nih rekomendasi lima software edit video gratis pengganti Adobe Premiere yang bisa kamu jajal.


Ganti komputer kamu
tips menggunakan adobe premiere pro-5


Bisa dibilang pekerjaan mengedit video merupakan salah satu pekerjaan terberat yang dilakukan oleh komputer/laptop. Oleh karena itu, tak jarang orang-orang yang bekerja sebagai editor video menggunakan komputer/laptop dengan spesifikasi tertinggi.

Semakin maju teknologi maka akan semakin tinggi juga kebutuhan akan spesifikasinya. Komputer atau laptop yang telah berusia lebih dari lima tahun bisa saja telah usang untuk diajak ngebut dengan teknologi terbaru

Kalau sudah begini, sebaiknya kamu mulai memikirkan untuk

*Cara rendering dan finishing video di ADOBE      PREMIERE

Export Video di Adobe Premiere – Setelah kita mengetahui cara edit video di Adobe Premiere Pro kita akan melanjutkan materi yang sangat penting.

Apa itu ? Cara export video di Adobe Premiere Pro. Untuk orang yang masih pemula dalam menggunakan softawre ini akan merasa kesulitan.

Awalnya juga kami pertama kali menggunakan software Adobe Premiere, tidak tahu letak dari tools dan fungsinya buat apa.

Secara tidak langsung kamipun pasti mengandalkan mesin pencarian google untuk mencari sebuah permasalahan yang dimaksudkan.

Oleh karena itu kami akan sama juga membagikan pengalaman ilmu yang telah kami peroleh selama ini, Oke tidak panjang lebar kita langsung praktikan cara ekspor video di Adobe Premiere.

Export Video di Adobe Premiere
Penjelasan kali ini ekspor video yang disarankan dari kami untuk uploud konten youtube ataupun video seperti biasanya.

Perlu ingatkan, semakin tinggi resolusi yang kita export maka ukuran video yang sudah di renderpun akan lebih besar dan sebaliknya.

Jadi, harus tahu dulu video kamu untuk apa.. Kalau sekedar share di media whatsapp 360p sudah cukup jelas dan sangat ringan ukurannya.

Berbeda dengan ukuran diatas HD 720p ( 1280 x 720 ) , FHD 1080p ( 1920 x 1080 ) , ataupun UltraHD 4K yang akan ditampilkan seperti di layar bioskop, videotron, ataupun layar berukuran besar.

Kalau kita sudah tahu video untuk digunakan dimana, Anda tinggal memilih option yang telah kami rekomendasikan.

Langkah Pertama

Setelah anda beres mengedit video di Adobe Premiere, Pilih File > Export > Media ( Ctrl + M ).


Langkah Kedua

Ini merupakan tampilan dari Export Settings > Pilih Format.


Langkah Ketiga

Tahap ini sangat penting, karena pada umumnya dan sangat ringan memilih format MP4 ( H.264 ).


Langkah Keempat


 
Untuk Preset ini bisa Anda biarkan, atau juga kalau ingin di rubah kami sarankan untuk menggunakan High Quality ataupun Youtube.


Langkah Kelima

Untuk menambahkan nama dari video yang kita ekspor ini, bisa memilih Output Name > Beri Nama Video dan Pilih Direktori sesuai keinginan > Save.

Untuk lebih bagus anda bisa centang bagian Use Maximum Render Quality.


Langkah Keenam

Kami sarankan untuk tidak merubah settingan yang lain, biarkan saja settingan secara default dan langsung Export.

Tunggu beberapa saat, proses ini semakin cepat kalau komputer atau laptop Anda semakin terbaru dan kami sarankan untuk pengguna laptop lama bisa di rubah dari Hardisk ke SSD.


Selamat, video telah di export dengan berhasil dan kali ini bisa digunakan sesuai keperluan Anda.





Kamis, 30 September 2021

Review Film

 Ayat-ayat cinta

Hai semua, ketemu lagi sama saya 😀 kali ini saya mau review film Ayat Ayat Cinta yang dibuat berdasarkan novel laris dengan judul sama karya Habiburrahman El Shirazy.

Ini adalah kisah cinta. Tapi bukan cuma sekedar kisah cinta yang biasa. Ini tentang bagaimana menghadapi turun-naiknya persoalan hidup dengan cara Islam. Fahri bin Abdillah (Fedi Nuril) adalah pelajar Indonesia yang berusaha menggapai gelar masternya di Al Ahzar. Berjibaku dengan panas-debu Mesir. Berkutat dengan berbagai macam target dan kesederhanaan hidup. Bertahan dengan menjadi penerjemah buku-buku agama. Semua target dijalani Fahri dengan penuh antusiasme kecuali satu: menikah. Kenapa? Karena Fahri adalah laki-laki taat yang begitu ‘lurus’. Dia tidak mengenal pacaran sebelum menikah. Dia kurang artikulatif saat berhadapan dengan mahluk bernama perempuan. Hanya ada sedikit perempuan yang dekat dengannya selama ini. Neneknya, Ibunya dan saudara perempuannya. Betul begitu? Sepertinya pindah ke Mesir membuat hal itu berubah


Tersebutlah Maria Girgis (Carissa Putri). Tetangga satu flat yang beragama Kristen Koptik tapi mengagumi Al Quran. Dan menganggumi Fahri. Kekaguman yang berubah menjadi cinta. Sayang cinta Maria hanya tercurah dalam diary saja. Lalu ada Nurul (Melanie Putria). Anak seorang kyai terkenal yang juga mengeruk ilmu di Al Azhar. Sebenarnya Fahri menaruh hati pada gadis manis ini. Sayang rasa mindernya yang hanya anak keturunan petani membuatnya tidak pernah menunjukkan rasa apa pun pada Nurul. Sementara Nurul pun menjadi ragu dan selalu menebak-nebak. Setelah itu ada Noura (Zaskia Adya Mecca). Juga tetangga yang selalu disika Ayahnya sendiri. Fahri berempati penuh dengan Noura dan ingin menolongnya. Sayang hanya empati saja. Tidak lebih. Namun Noura yang mengharap lebih. Dan nantinya ini menjadi masalah besar ketika Noura menuduh Fahri memperkosanya


Terakhir muncullah Aisha (Rianti Cartwright). Si mata indah yang menyihir Fahri. Sejak sebuah kejadian di metro, saat Fahri membela Islam dari tuduhan kolot dan kaku, Aisha jatuh cinta pada Fahri. Dan Fahri juga tidak bisa membohongi hatinya. Lalu bagaimana bocah desa nan lurus itu menghadapi ini semua? Siapa yang dipilihnya? Bisakah dia menjalani semua dalam jalur Islam yang sangat dia yakini?


Film ini sempet heboh karena banyak “cerita” dibalik pembuatannya bahkan sampai diundur jauh dari jadwal awal. Menurut saya, beban Hanung Bramantyo sebagai sutradara berat banget. Pertama, novelnya merupakan best seller. Kedua, sebagian besar pecinta novel mempunyai ekspektasi besar terhadap film yang dibuat berdasarkan novel best seller. Dan ketiga, misi dakwah Hanung Bramantyo yang berbenturan dengan misi komersial dari produser. Hal terakhir ini sudah menjadi rahasia umum dalam pembuatan film komersial bahwa film yang dibuat harus untung atau paling tidak balik modal. Apalagi setting novel Ayat Ayat Cinta berada di negara Mesir dan ada beberapa set yang sepertinya sulit untuk dibuat memakai Computer Graphic (CG) atau studio. Contohnya, didalam novel terdapat adegan yang berada di tepian sungai Nil. Mungkin dengan menggunakan CG bisa saja dibuat seolah-olah para tokoh berada di sungai Nil, tapi menurut saya hal itu sangat sulit (walaupun bisa) dan karena membawa nama besar novelnya maka saya menganggap wajar pada film ini mereka benar-benar syuting di tepi sungai Nil (adegan antara Maria dan Fahri). Pada awal film terlihat piramida pada latar belakang, sekejap saya bisa mengetahui kalo piramida itu menggunakan CG. Kru film ini benar-benar menghemat biaya pembuatan film yang sebelumnya telah dikeluarkan percuma (di blog hanung diceritakan tentang dibalik layar pembuatan film ini), sehingga set pasar di Mesir menggunakan lokasi kota tua di Jakarta (hal ini terlihat pada bangunan yang sering digunakan di film-film bertema klasik seperti Gie), bahkan gedung pengadilan digunakan sebuah gereja di Jakarta (dapet dari blog hanung juga).


Oke, sekarang kita lanjut ke jalan ceritanya. Sebelum film ini putar di bioskop, di kampus saya sudah beredar versi bajakan dari film Ayat Ayat Cinta. Banyak yang berkomentar setelah menonton versi bajakan bahwa film Ayat Ayat Cinta melenceng jauh sekali dari novelnya, bahkan gambarnya jelek banget. Saya sendiri menahan diri untuk tidak menonton versi bajakannya karena saya punya komitmen untuk film indonesia saya akan menonton di bioskop atau beli VCD/DVD aslinya. Di bioskop aja udah murah Rp 10.000-15.000 kenapa harus nonton bajakan dengan kualitas gambar yang jauh dari standar. Kenapa saya punya komitmen seperti ini, karena saya sendiri merasakan bagaimana capeknya membuat film (walaupun saya hanya membuat film pendek), maaf ya jadi OOT. Oke, back to topic. komentar-komentar negatif tentang film ini banyak sekali saya baca melalui forum-forum yang membahas tentang film ini, padahal filmnya sendiri belum keluar. Bahkan ada yang meng-atasnama-kan agama tertentu, kasian sekali mereka yang menggunakan agama sebagai tameng.


Akhirnya pada tanggal 28 Februari 2008, film Ayat Ayat Cinta resmi putar di bioskop bandung pada jam reguler yang sebelumnya sudah tayang pada jam tengah malam. 28 Februari 2008 itu hari kamis dan saya tidak bisa meninggalkan pekerjaan untuk sekedar menonton Ayat Ayat Cinta, saya memutuskan menonton pada hari Jumat di Bandung Supermal berdua dengan seorang wanita. Sesampainya di BSM, kami berdua kaget bahwa antriannya panjang banget, dengan sabar kami mengantri dan akhirnya dapat tiket untuk jam 12.00 siang di studio 2 dan mendapatkan kursi F5-6 yang posisinya di pinggir 😦 Film dimulai dan berakhir setelah sekitar 120 menit lamanya. Teman nonton saya yang belum membaca novelnya bahkan tepuk tangan sambil keluar airmata ketika film ini berakhir. Dia bilang kalau ini film drama indonesia yang paling bagus dan “dalem banget”. Saya sendiri yang sudah membaca novelnya pun benar-benar terharu dengan film ini. Hanung benar-benar bisa mengacak-acak suasana hati penonton dengan gambar yang indah dan editing yang bagus. Setelah menonton saya ingat dengan komentar-komentar temen saya yang sudah menonton versi bajakannya. Mereka bilang ceritanya melenceng dari novelnya, saya kurang setuju dengan ini karena menurut saya poin-poin penting dari cerita Ayat Ayat Cinta masih satu jalur dengan novelnya walaupun ada beberapa bagian yang hilang tetapi tidak mempengaruhi inti cerita dari film ini. Bahkan bagi penonton yang belum membaca novel pun masih bisa mengerti jalan cerita dari film ini, bahkan hari ini pacar saya nonton lagi sama temen-temennya!. Maaf sebelumnya, saya sampai detik ini belum menonton versi bajakannya jadi ini merupakan opini yang tidak bisa dijadikan patokan.


Kalau diatas adalah review dari sisi alur cerita, sekarang saya akan sok tau me-review tentang sinematografi dari film ini. Pengambilan gambar dari sudut-sudut yang tidak biasa oleh Hanung di film ini benar-benar mencerminkan gaya dari Hanung. Kalau kita liat kebelakang film-film Hanung sebelumnya seperti Catatan Akhir Sekolah, Jomblo, dsb terdapat kemiripan dari sisi sudut pengambilan gambar. Gambar-gambar pada film ini benar-benar indah dan dapat membuat penonton seakan-akan ikut dalam suasana yang terjadi di dalam film. Ada sih beberapa scene yang keliatannya masih “sinetron banget”. Dari sisi suara, menurut saya yang sok tau ini, masih terdapat noise walaupun noise tersebut terdengar seperti “dihilangkan” tetapi bagi saya kualitas suara film Ayat Ayat Cinta masih dalam batas wajar (dialog pemeran masih bisa dimengerti). Para pemeran pun sepertinya total dalam berakting untuk film ambisius ini. Carissa Putri yang berperan sebagai Maria bermain bagus, Rianti yang berperan sebagai Aisyah bermain bagus walaupun Rianti tidak bisa menghilangkan gaya bicaranya yang khas di acara MTV. Ferdi Nuril pun bermain baik sebagai Fahri walaupun banyak yang bilang dia gak cocok jadi Fahri. Dibandingkan dengan novelnya sih masih jauh lebih bagus novel.. cuma dari segi sinematografi film ini diatas rata-rata.


Kayaknya saya sudah terlalu panjang nulis tentang film ini, padahal buat nulis buku Tugas Akhir aja saya males-malesan 😀 Kesimpulan dari review ini adalah film ini bagus banget dan HARUS ditonton dan jangan membandingkan dengan novelnya. Ada sedikit saran buat para wanita bila ingin menonton film ini, sebelum menonton sebaiknya ke toilet dulu dan selama nonton jangan minum banyak-banyak. Soalnya film ini sekitar 120 menit lebih dan sepertinya sayang banget kalo ditinggal 5 menit buat pipis 😀


Nilai dari saya : 4 dari 5


edit 3 Maret 2008 : Buat yang baca post ini, saya review film ini dengan tidak membandingkan dengan novelnya. Jujur, novelnya masih jauh lebih bagus dari filmnya. Membaca itu membuka ruang imajinasi dengan luas yang gak bisa manusia ukur, sedangkan film hanya visualisasi yang “terkotak” didalam layar bioskop. Trus, saya menonton film ini bukan karena ini film Islami atau film Islam atau film dakwah. Terlepas dari dakwah atau tidak, film ini masih diatas rata-rata dari film-film indonesia akhir-akhir ini. Peace yo hehehe

Kamis, 09 September 2021

Alat bantu yang digunakan dalam pengambilang gambar untuk video


Alat Bantu Untuk Pengambilan Gambar Dalam VideoGrafi



1.Flash Head

Lampu flash standar yang umum di gunakan untuk pemotretan,istilah standar flash juga sering di sebut dengan flash strobe.Lampu ini menghasilkan cahaya non continuous atau sesekali memancar,sumber daya listrik dan kekuatanya di ukur dalam ws (wattsecond)


2.Stanndard  Reflector

Merupakan aksesoris standar dari sebuah lampu berbentuk bulat dan di lapisi materi berwarna perak di dalamnya,cahaya yang di hasilkan cukup keras dan terkonsentrasi.Stnadard reflector memiliki ukuran diameter  yang berbeda-beda. 


3.Backlite Reflector


Reflector yang khusus di gunakan pada lampu yang di tembakan ke arah background,dengan bentuknya yang elips menghasilkan bayangan cahaya yang lonjong pada background


4.Barn Door

Empat lempengan besi yang di lengkapi engsel sehingga bisa di buka-tutup di gunakan untuk mengonsentrasikan arah lampu ke bagian-bagian tertentu,terkadang juga di gunakan untuk menghalangi arah lampu ke bagian subjek.


5.Honeycomb Grid

Grid yang terdiri dari sel-sel berbentuk heksagonal,di gunakan untuk melembutkan cahaya serta untuk lebih mengonsentrasikan arah cahaya.


6.Softbox

Aksesoris yang terbuat dari bahan transparan yang berguna untuk menghaluskan atau melembutkan cahaya,biasanya sebuah softbox memiliki 1 atau 2 buah lapisan bahan transparan.Softbox memiliki beragam bentuk yang paling banyak di gunakan adalah yang berbentuk segi empat.


7.Oktagon Softbox

Varian dari Softbox yang berbentuk octagon atau segi delapan biasanya di gunakan untuk pemotretan potrait atau wajah,refleksi yang di hasilkan pada mata model akan menjadi berbentuk bulat.


8.Silver Umbrella

Aksesoris lampu berbentuk payung yang di gunakan untuk memantulkan cahaya dari lampu,cahaya yang di hasilkan bersifat menyebar dengan cukup merata terdiri dari bahan perak,putih,dan trasnparan.Umbrella yang memiliki lapisan dalam warna perak di gunakan utuk menghasilkan cahaya yng cukup keras dan merata.


9.White Umbrella

Varian dari umbrella yang memiliki lapisan dalam berwarna putih,di gunakan untuk menghasilkan cahaya yang lebih halus dan merata.


10.Beauty Dish

Aksesoris lampu yang biasanya di gunakan untuk pemotretan portrait atau beauty,dengan beauty dish cahaya akan di sebarkan secara merata namun di konsentrasikan.Kelebihan dari beauty dish adalah refleksi cahaya yang berbentuk bulat pada mata sang model.


11.Reflector

Alat yang satu ini biasa di gunakan untuk memantulkan cahaya,tersedia dalam beberapa jenis warna seperti putih,hitam,emas,perak,dan sebagainya.


12.Light Stand

Kaki yang di gunakan untuk meletakan lampu,biasanya terdiri dari 2-3 segmen yang bisa di panjang-pendekan.


13.Flash Tube


Inti dari sebuah lampu,tabung lampu inilah yang menghasilkan cahaya pada lampu.


14.Modeling Lamp


Selain flash tube,sebuah flash biasanya di lengkapi pula oleh lampu modeling lampu ini bersifat continuous dan di gunakan untuk memeriksa arah cahaya sehingga kita bisa memperkirakan  jatuhnya cahaya pada objek yang akan di foto.


15.Radio Trigger

Di gunakan untuk memicu atau menyalakan lampu dari jarak jauh tanpa kabel,Unit master di pasang pada kamera sedangkan unit slave di pasangkan pada lampu menggunakan gelombang radio  jarak pemakainya cukup jauh  10-30 meter.

Kamis, 26 Agustus 2021

RANGKUMAN

 Teknik Pergerakan Kamera

Pada materi ini kita akan mempelajari berbagai macam teknik pengambilan gambar, teknik pergerakan kamera, dan sudut dalam pengambilan gambar bergerak. 

 Teknik Pengambilan Gambar

Berbicara mengenai teknik pengambilan gambar dalam dunia fotografi memang sangat beragam, ada berbagai macam cara diantaranya seperti berdasarkan jarak (shot camera) ataupun berdasarkan sudut pandang kamera (angle). 

Hal ini tentunya harus benar-benar dipahami oleh seorang fotografer agar bisa mendapatkan hasil jepretan yang menakjubkan.

Adapun teknik tersebut juga dapat digunakan dalam pengambilan objek perorangan, kelompok, dan pemandangan maupun objek yang bergerak. 

Nah, bagi Anda yang penasaran apa saja teknik pengambilan gambar tersebut berikut ini saya jabarkan lengkap beserta contohnya.

1. Low Angle adalah salah satu teknik yang digunakan untuk memotret suatu objek dari posisi yang lebih rendah. 


2. High Angle adalah sebuah teknik pengambilan gambar yang membuat hasil objek foto terlihat lebih kecil dan lemah.


3. Bird Eye Angle adalah teknik pengambilan gambar dengan posisi tepat di atas objek yang mengadaptasi penglihatan burung.


4. Eye Level Angle adalah posisi sudut pandang yang diterapkan oleh teknik ini mengadaptasi dari sudut pandang mata manusia pada umumnya.


5. Frog Eye View adalah sudut penglohatan sebatas mata katak. 

6. Extreme Long Shot adalah pengambilan gambar yang akan menampilkan bagian sekitar secara luas dan bisa dikatakan sangat luas. 

7. Long Shot adalah pengambilan gamabr dari jarak jauh hingga bisa menampilkan 2 sampai 3 orang seluruh badan & area background nya yang sempit.


8. Medium Long Shot adalah sebuah teknik fotografi dengan pengambilan gambar dimana ruang pengambilannya sedikit lebih sempit dibandingkan teknik Long Shot.

9. Close Up adalah pengambilan gambar dari atas kepala obyek hingga bawah leher.

10. Medium Close Up adalah pengambilan gambar dari bagian kepala hingga dada. 


11. Big Close Up adalah pengambilan gambar dengan teknik yang digunakan untuk menunjukkan ekspresi dari objek tertentu.


12. Medium Shot adalah teknik yang difokuskan pada beberapa bagian tubug agar tampil secara detail.

Sekian materi Teknik Pengambilan Gambar, semoga bermanfaat. Jangan lupa di praktekkan, karena teori saja tidak cukup jika tanpa aksi;). 

Selamat Mencoba!