Minggu, 08 November 2020

 A. Materi

 1. Photoshop Photoshop adalah salah satu perangkat lunak yang dikhususkan untuk pengeditan foto/gambar dan pembuatan efek, yang sangat baik untuk membuat desain grafis dalam bentuk bitmap. Photoshop menyediakan tool-tool yang terintegrasi dan tertata secara praktis untuk menciptakan dan menghasilkan karya dalam bentuk vektor dan teks. Bentuk grafik yang berdasarkan vektor dan teks bisa ditransfer menjadi image yang berdasarkan pixel untuk mendapatkan efek desain yang lebih sempurna. Secara garis besar, area kerja default photoshop CS3 terbagi terbagi menjadi beberapa komponen utama yaitu sebagai berikut : 98 | SR • Title Bar adalah jendela yang berisi informasi program yang sedang dijalankan. Tittle Bar dapat dipindahkan dengan cara meng-kliknya dua kali dan menggesernya ke posisi yang diinginkan. • Menu Bar berisi perintah utama seperti membuka file, menyimpan file, mengubah ukuran gambar, filter dan lain-lain. • Option Bar berisi pilihan pengaturan dari tool yang dipilih. Setiap tool mempunyai tool option yang berbeda-beda. Misalnya dipilih brush, maka ukuran/diameter juga opacity brush ada disini. • Active Image Area menampilkan gambar yang sedang dikerjakan. • Tool Box berisi berbagai macam tool atau alat-alat yang digunakan untuk mengedit, atau membuat sebuah karya grafis. Tool tersebut memiliki kelompok tersendiri tergantung dari fungsi dan kegunaannya. Segitiga kecil yang terdapat disebelah tool, berarti tool tersebut memiliki sub tool. Tool tersebut memiliki perbedaan bentuk tetapi memiliki fungsi yang hampir sama. • Palet berisi tentang informasi mengenai image atau gambar yang dikerjakan, yang mencakup Layer , History, Navigator, Color dan lain sebagainya. Palet dapat ditampilkan atau disembunyikan dengan membuka menu Windows dan klik pada pallet yang akan ditampilkan atau disembunyikan • Layer. Layer adalah lapisan transparan yang saling bertumpuk antara satu lapisan dengan lapisan yang lain sehingga membentuk sebuah gambar baru. Setiap layer mempunyai objek-objek sendiri sehingga meskipun terlihat saling bertumpuk, tetapi objek-objeknya tidak mengganggu satu sama lain.. 99 | SR Untuk dapat merubah atau menambah objek dengan memakai palet layer cukup dengan tekan Add a layer style, Add layer mask,create a new set, create new fill or adjustment layer,create a new layer dan delete layer.

 2. Gabung Multilayer Layer merupakan bagian pada aplikasi pengolah gambar bitmap yang digunakan untuk menggabungkan beberapa gambar menjadi satu gambar. Layer digunakan untuk menggabungkan beberapa gambar menjadi satu gambar. Setiap gambar diletakkan dalam satu lapisan layer dan digabungkan dengan lapisan lapisan layer yang lain sehingga membentuk gambar. Lapisan tersebut saling bertumpuk sehingga menghasilkan sebuah gambar. Layer digunakan untuk menggabungkan beberapa gambar menjadi satu gambar, Bisa dikatakan saat mengabungkan gambar satu dengan yang lainya akan terbentuk lebih dari satu layer (multi layer). Artinya beberapa gambar tersebut seakan akan bertumpuk sehingga akan terlihat menjadi sebuah objek atau gambar. Gambar yang berada pada layer atas maka akan berada pada tumpukan yang paling atas dan bisa menutupi tumpukan gambar yang berada dibawahnya. 100 | SR Langkah – langkah untuk mengabungkan gambar dengan multi layer adalah sebagai berikut: • Buat file baru pada aplikasi pengolah gambar bitmap photoshop dengan perintah file new (ctrl + N), kemudian akan muncul kotak sebagai berikut • Beri nilai width = 400, height = 400, background contents : background color dan kemudian klik OK • Buka file gambar yang akan digabung dengan jalan klik menu file open (ctrl + O), kemudian akan terbuka kotak dialog untuk memilih file. • Cari file yang akan digabungkan misalnya garfield1.jpg dan bart_simpson.jpg. • Sehingga pada lembar kerja photoshop akan terbuka 3 file 101 | SR • Klik dan drag file bart_simpson.jpg ke file yang berisi background warna kuning, sehingga gambar bart_simpson akan tercopi di file ber-background kuning • Saat bart_simpson.jpg tergandakan difile baru maka otomatis akan terbentuk layer baru yang bernama layer 1. • Kemudian klik dan drag file garfield1.jpg ke file yang berisi background warna kuning, sehingga gambar garfield1.jpg akan tercopi di file ber-background kuning • Klik horizontal type tool dan ketikan teks untuk judul gambar , misalnya the simpson & garfield. • Maka akan muncul teks “the simpson & garfield” pada gambar gabungan dan secara otomatis akan muncul layer baru sehingga total layer yang terbentuk adalah 4. 102 | SR 

3. Selection Tool Untuk menggabungkan gambar banyak jalan yang dapat dilakukan. Teknik yang sering digunakan diantaranya adalah memilih/menseleksi gambar tertentu dengan teknik selection setelah itu menggabungkan dengan gambar yang lain sehingga menjadi desain gambar sesuai yang dibutuhkan. Pada aplikasi pengolah gambar bitmap disediakan beberapa teknik dan perangkat seleksi yang mudah untuk digunakan, diantaranya adalah menggunakan magic wand, lasso tool, marque tool. Saat akan desain ataupun menggabung gambar adakalanya gambar yang akan di olah hanya seb agian dari gambar tersebut sehingga sebagian darigambar tersebut harus diseleksi terlebih dahulu untuk kemudian baru digabung dengan gambar yang lain. Berikut adalah contoh penggabungan gambar bitmap yang sebelumnya menggunakan pemilihan bagian gambar dengan teknik seleksi. • Seleksi untuk gambar yang akan digandakan, gunakan salah satu teknik seleksi yang ada misalnya dengan lasso tool • Lalu buka file gambar yang akan ditempel oleh gambar yang telah diseleksi tersebut. • Letakkan kedua gambar berdampingan agar pada saat mendragnya lebih mudah. 103 | SR • Lalu drag gambar yang diseleksi dengan menggunakan move tool menuju gambar yang kedua. • Atur posisinya agar sesuai yang diinginkan 

4. Layer Masking Layer merupakan lapisan yang tembus pandang bila bagian tersebut tidak terdapat obyek. Layer dapat atur disusunannya dan memberikan efek ke tiap layernya dan tidak saling menggangu layer satu dengan yang lainnya. Pemberian layer masking pada suatu layer bertujuan untuk menyembunyikan bagian tertentu dari layer. Layer masking set warna pada layer, bila diset warna hitam artinya untuk menyembunyikan gambar dan warna putih untuk menampilkan gambar. Layer Mask menutup Layer. Dengan layer dapat menutupi seluruh Layer atau hanya bagian tertentu saja. Bagian yang tertutup tentunya akan tidak terlihat, begitupun sebaliknya Untuk menggabungkan dua gambar dengan perpotongan latar belakang halus dapat menggunakan teknik layer masking yang dipadu dengan gradient tool. Langkahlangkah penggabungan gambar dengan layer masking dan gradient tool dapat dilakukan sebagai berikut. • Siapkan 2 buah file gambar yang akan digabungkan, misalnya gambar gedung berlatar awan biru dan gambar awan sore hari 104 | SR • Pindahkan gambar B ke file gambar A dengan jalan klik dan drag gambar B ke file gambar A. • Kemudian atur ukuran gambar B agar sesuai dengan komposisi gambar A, untuk mengubah ukuran gambar B dapat menggunakan perintah edit free transform. • Pastikan foreground color berwarna hitam. • Pastikan layer gambar B aktif, kemudian klik “add vektor mask”. • Klik gradient tool kemudian arahkan ke gambar yang akan digabung, tarik garis dari bawah ke atas 105 | SR • Setelah itu akan menghasilkan penggabungan gambar seperti dibawah ini. 

5. Quick Masking Saat menggunakan tool quick masking dapat dipadukan dengan tool photoshop yang lainnya, misal gradient tool, brush tool, layer masking dan lain sebagainya. Fasilitas quick masking terdapat dideretan tool bar. Untuk mengaktifkan quick mask dengan menekan tombol Q pada keyboard atau memilih tool Quick Mask Mode. Prinsip kerja dari quick mask menggunakan channel secara live tanpa harus memilih layer pada panel pallete dari channel tersebut. Untuk membantu proses masking dapat menggunakan tool selection serta brush. Pada mode quick mask terdapat bahwa bagian yang tidak dipilih akan terbungkus lapisan berwarna merah, istilahnya rubylith. Untuk menutup gambar dengan rubylith dan klik mode quick mask pada tool box kemudian tekan ALT+Del. 106 | SR Proses kerjanya seluruh bagian berwarna merah adalah bagian yang tidak terseleksi, untuk memberi warna menjadi merah atau sebaliknya kita akan menggunakan brush tool. Seleksi Quick mask bertumpu pada penggunaan brush, sehingga harus cermat menggunakan brush tool sesuai dengan kondisi gambar yang akan diseleksi, jika gambar dengan detail tinggi maka sebaiknya gunakan brush dengan hardness tinggi. Pada penerapan quick mask dengan bantuan tool brush akan menggabungkan 2 gambar, dimana gambar A akan disembunyikan backgroundnya dan digantikan background gambar B. • Buka 2 file gambar yang akan digabungkan • Langkah berikutnya masking bagian gambar A dengan jalan klik tool quick masking atau tekan “Q”. • Set foreground berwarna hitam. 107 | SR • Klik tool brush dan sesuaiankan diameter dari tool brush, dalam percobaan ini menggunakan diameter 77 – 53 – 30. Dan hardness sebesar 0%. • Arahkan brush ke area background gambar A yang akan disembunyikan, yang ditandai dengan munculnya rubylith pada gambar. • Setelah selesai untuk memasking (yang akan disembunyikan berwarna merah) , klik “edit in standard mode mode” untuk menghilangkan ara rubylith 108 | SR • Klik drag area yang terseleksi pada gambar A ke gambar B • Kemudian sesuaikan ukuran dan posisi obyek gambar A dengan menggunakan “free transform” agar sesuai dengan background dan akan menghasilkan gambar seperti dibawah ini. B. Evaluasi 1. Sebutkan komponen utama area kerja dalam Photoshop CS3, dan jelaskan fungsinya. 2. Apa saja Option Bar yang tampil ketika memilih tool Type? Sebut dan jelaskan. 3. Apa yang terjadi pada sebuah gambar bitmap diubah nilai opacity pada layer dari 100% menjadi 30% ? 4. Apa yang menjadi pertimbangan untuk memilih selection tool yang akan digunakan proses menggabungkan gambar bitmap\ 5. Bagaimana hasil penggunaan brush dengan foreground hitam pada suatu layer, dimana layer tersebut diberi perintah “Add vektor mask”

Minggu, 19 Juli 2020

merangkum bab 1 materi permainan bola besar dan kecil

Permainan bola besar:
     
       Permainan bola besar seperti sepak bola, dan bola voly memang menjadi salah satu olahraga hobi mayoritas masyarakat didunia.

Pengertian sepak bola:

        Sepak bola merupakan salah satu permainan yang dilakukan dengan menyepak bola diperebutkan diantara para pemain. Tujuannya untuk memasukkan bola kegawang lawan dan tetap mepertahankan gawang milik sendiri agar tidak kemasukan/kebobolan bola. Dalam permainan sepak bola pemain boleh menggunakan seluruh anggota tubuh selain tangan, yang boleh menggunakan tangan hanya penjaga gawang(keeper) dan melakukannya dengan kaki didaerah gawangnya.

Lapangan sepak bola:

       Lapangan sepak bola adalah permukaan tanah lapang untuk pertandingan sepak bola. aturan mengenai bentuk dan ketentuan lebih lanjut tercantum dalam pasal pertama dari LOTG, " the field of play", semua wilayah didalam garis lapangan adalah bagian dari area permainan. pelanggaran yang dilakukan dibagian seluas 16,5 meter(18 yard) pada pertahanan tim(area penalti) dapat menghasilkan tendangan pinalti. 
Garis gawang adalah garis yang diukur dari kedua ujung lapangan, dari satu bendera sudut kebendera yang lain. sedangkan garis byline merujuk pada garis diluar area gawang. Garis lapangan adalah sisi kanan dan kiri yang membatasi antara wilayah permainan dan wilayah luar. 

Keterampilan gerak permainan sepak bola:

       adapun keterampilan yang harus dimiliki dalam permainan sepak bola adalah sebagai berikut:
1).   keterampilan mengumpan bola
        Passing atau mengumpan adalah memberikan bola kepada rekan setim yang bertujuan untuk tetap menguasai bola(ball possession). Sebuah serangan dibangun dari .                        serangkaian proses passing:
     a)   mengumpan menggunakan kaki dalam banyak dimanfaatkan untuk memberikan .                   bola jarak pendek. Tujuannya adalah untuk mendapatkan bola yang akurat sesuai .                dengan sasaran jarak pendek. 
     b)   mengumpan menggunakan kaki bagian luar. 
     c)   mengumpan dengan menggunakan punggung kaki. 

2).     keterampilan menebak bola
         menendang bola merupakan salah satu karakteristik permainan sepak bola yang paling dominan. Tujuan utama menendang bola adalah untuk mengumpan (passing), dan menembak kearah gawang(shooting at the goal). 

menendang dibedakan menjadi beberapa macam, yaitu menendang dengan kaki bagian dalam, luar dan punggung kaki :
      a) menembak dengan kaki bagian dalam 
  pada umumnya tehnik ini digunakan untuk mengumpan jarak pendek. umpan jarak pendek sangat efektif jika dimainkan dalam pertahanan. 
      b) menembak dengan kaki bagian luar 
  pada umumnya digunakan untuk mengumpan jarak pendek. cara melakukannya adalah perkenaan bola tepat pada kaki bagian luar 
      c) 
  pada umumnya menendang dengan punggung kaki digunakan untuk menembak kegawang atau shooting. Misalkan pada saat menembak bola mati dalam penalti. 

3).    keterampilan mengontrol bola
        tehnik mengontrol bola mudah dilakukan dengan beberapa tehnik. berikut beberapa tehnik mengontrol atau menghentikan bola. 
     a)  mengontrol bola dengan telapak kaki 
 tehnik mengontrol bola dengan menggunakan telapak kaki tergantung pada arah datangnya bola. tehnik mengontrol bola dengan telapak kaki sebagai berikut:
    1} berat badan diletakkan diatas kaki tumpu, tangan dibuka, dan mata melihat bola. 
    2} jika bola datangnya mendatar,kaki penahan dijulurkan kedepan menyambut bola. 
    3} tumit kaki penahan diturunkan kebawah, sedangkan ujung kaki menghadap atas. bola .          dikurung antara telapak kaki dengan tanah. 
    4} kalau bola datangnya dari udara, waktu untuk menyentuh bola yaitu pada saat bola .               belum menyentuh tanah. bola disentuh sedikit diatas tengah lingkaran. 
   
    b)   mengontrol bola dengan kaki bagian dalam 
 tehnik mengontrol bola dengan kaki bagian dalam sangat efektif jka digunakan untuk menjaga bola agar tidak direbut lawan. karena posisi bola lebih aman berada di kaki bagian dalam dari pemain. 
    


Pengertian permainan bola volly:

   Bola volly merupakan salah satu olahraga yang sering kita lihat disekitar kita. Bola volly merupakan olahraga permainan beregu yang dimainkan oleh dua regu. 

Tinggi net mempunyai ukuran khusus yang telah ditetapkan. Dalam pertandingan resmi internasional, ukuran standarnya adalah:
-tinggi net untuk laki"adalah 2,43 meter
-Tinggi net untuk perempuan adalah 2,24 meter
-lebar net adalah 1 meter 
- tinggi antena net 0,8 cm
-tinggi tiang net adalah 2,55 meter
-jarak antara tiang net dengan garis disamping Lapangan yaitu 0,5 sampai 1 meter

keterampilan gerak bola volly
*passing bawah
*paasing atas
*servis bawah
*servis atas
*smash/spike
*blocking/bendungan


Permainan bola kecil

Pengertian softball
    termasuk permainan beregu yang dikelompokan kedalam permainan bola pukul. Permainan softball dimainkan 9 orang dan bermain dengan 7 inning. 
anggota pemain dalam satu tim softball :
•pelambung bola (pitcher) 
•penangkap bola(catcher) 
•pemain penjaga

perlengkapan softball :
*lapangan
*perlengkapan pemain
*alat pemukul atau stick
*pemain penjaga harus memakai glove
*bola terbuat dari kulit 

peraturan softball :

>peraturan permainan
1. jumlah pemain satu regu 9 orang 
2. pertandingan dipimpin wasit, setiap base ditempatkan satu pembantu wasit(umpire) yang disebut base umpire 

> permainan
>pitching
>batting
>strike
>sliding
>cara mendapat angka

keterampilan softball :
•melempar
•menangkap
•memukul bola
•mematikan lawan





Rabu, 01 April 2020

1.Kewargaan Digital 

Dalam hal berkomunikasi, dunia maya tidak jauh berbeda dengan dunia nyata.
Komunikasi antarindividu, maupun beberapa individu sekaligus dapat terjadi baik
di dunia maya maupun dunia nyata. Tidak heran, berbagai karakteristik, pribadi,
ide, maupun tujuan yang berbeda dapat tertuang di dunia maya. Namun, sifat
dunia maya yang tidak mempertemukan individu-individu tersebut secara
langsung dapat mendorong menipisnya, bahkan hilangnya norma-norma sopan
santun, tanggung jawab, dan etiket dalam berkomunikasi.
Apakah Anda menggunakan Internet untuk berbagi pakai (share) informasi tentang
diri Anda dan rekan lain, berkomunikasi dengan kawan-kawan, mengomentari
yang Anda lihat secara daring, bermain games, mengunduh bahan untuk
mengerjakan tugas, atau membeli barang secara daring? Jika Anda menjawab “ya”
pada salah satu saja, dapat dikatakan bahwa Anda adalah seorang “Warga Digital”.
Warga digital adalah orang yang sadar apa yang baik apa yang salah,
menunjukkan kecerdasan perilaku teknologi, dan membuat pilihan yang tepat
ketika menggunakan teknologi.
Warga digital merupakan individu yang memanfaatkan TI untuk membangun
komunitas, bekerja, dan berekreasi. Warga digital secara umum telah memiliki
pengetahuan dan kemampuan mengoperasikan TI untuk berkomunikasi maupun
mengekspresikan sebuah ide. Contohnya bermain facebook, menulis blog,
mencari informasi di forum, dan lain-lain. Sama halnya dengan warga dunia nyata,
semua warga digital memiliki kewajiban untuk menjaga etiket dan norma, serta
memiliki rasa tanggung jawab di dunia maya.
Mengapa kewargaan digital itu penting? Jika Anda ingin memperoleh yang terbaik
dalam menggunakan Internet dan menjaga keamanan serta kesehatan Anda dan
rekan, gunakan bahan-bahan berikut ini untuk mempelajari bagaimana menjadi
warga digital yang positif.
2. Komponen Kewargaan Digital

Kewargaan digital dapat dibagi menjadi 9 komponen, yang dikategorikanmenjadi 
3 berdasarkan pemanfaatannya.
Gambar II-54Lingkungan Digital Siswa
Gambar II.54 menunjukkan 3 (tiga) lingkungan dan 9 (sembilan) komponen 
penerapan Kewargaan Digital.
A. Lingkungan belajar dan akademis

IT telah menjadi bagian dari lingkungan belajar dan akademis. Baik pengajar dan 
siswa secara aktif memanfaatkan IT dalam mencari informasi, data, maupun 
literatur yang digunakan untuk keperluan akademis. Beberapa komponen 
Kewargaan digital yang perlu diperhatikan dalam pemanfaatan ICT untuk 
lingkungan belajar dan akademis adalah:
Komponen: 
1. Akses Digital

Setiap orang seharusnya memiliki hak yang sama dalam mengakses fasilitas IT. 
Namun kemudian, setiap pengguna TIK harus menyadari bahwa tidak setiap orang 
memiliki kesempatan yang sama dalam mengakses teknologi, baik itu dibatasi oleh 
infrastruktur maupun oleh lingkungan komunitas pengguna itu sendiri. Belajar 
menghargai hak setiap orang untuk memiliki akses ke teknologi informaasi, serta 
berjuang untuk mencapai kesetaraan hak dan ketersediaan fasilitas untuk 
mengakses teknologi informasi merupakan dasar dari kewargaan digital.
Keterasingan komunitas secara digital mengakibatkan sulitnya perkembangan 
suatu lingkungan dikarenakan terbatasnya informasi dari masyarakat dan 
komunitas dari daerah lain yang telah memanfaatkan teknologi informasi. Setiap 
warga digital juga harus menyadari faktor-faktor penghambat akses ke teknologi 
informasi, mulai dari faktor infrastruktur hingga faktor adat dan budaya.
Seiring berkembangnya teknologi, akses digital juga semakin mudah diperoleh, 
sehingga tantangan terbesar selanjutnya adalah pembiasaan terhadap 
pemanfaatan teknologi itu sendiri.
Komponen 
2. Komunikasi Digital

Dalam lingkungan belajar, akademis, maupun lingkungan kerja dan masyarakat 
umum nantinya, komunikasi merupakan kewajiban yang harus dilakukan setiap 
orang untuk dapat bertukar informasi dan ide. Komunikasi dapat dilakukan secara 
satu arah, dua arah, antarpribadi maupun komunikasi dalam forum.
Perkembangan teknologi digital telah mengubah sikap seseorang dalam 
berkomunikasi. Berbagai bentuk komunikasi digital telah tersedia, seperti e-mail, 
sms, chatting, forum, dan berbagai bentuk lainnya, memungkinkan setiap individu 
untuk terus dapat terhubung dengan individu lainnya.
Setiap warga digital diharapkan dapat mengetahui berbagai jenis komunikasi 
menggunakan media digital. Warga digital juga diharapkan dapat mengetahui
kelebihan dan kekurangan dari setiap jenis komunikasi tersebut, sehingga dapat 
memilih penggunaan komunikasi yang tepat sesuai dengan kebutuhan.
Komponen 
3. Literasi Digital

Dunia pendidikan telah mencoba untuk mengintegrasikan teknologi digital ke 
dalam proses belajar mengajar, sehingga siswa mampu menggunakan 

teknologidigital untuk mencari dan bertukar informasi. Namun pada kenyataannya,teknologi yang digunakan dalam dunia kerja sedikit berbeda dengan yang 
digunakan di sekolah. Berbagai bidang pekerjaan seringkali 
memerlukan informasi
yang aktual dan bermanfaat, pekerja dituntut memiliki kemampuan untuk mencari 
dan memproses data secara kompleks dalam waktu yang singkat. Sementara itu, 
ketergantungan siswa pada pengajar belum seirama dengan tuntutan dunia kerja.
Literasi digital merupakan proses belajar mengajar mengenai teknologi dan 
pemanfaatan teknologi.

B. Lingkungan sekolah dan tingkah laku 
Komponen 

4. Hak digital
Sama halnya dengan perlindungan hak asasi di dunia nyata, para warga digital 
juga memiliki perlindungan hak di dunia digital. Setiap warga digital memiliki hak 
atas privasi, kebebasan berbicara, dll. Hak tersebut haruslah dipahami oleh setiap 
warga digital.
Dengan adanya hak tersebut, setiap warga digital juga memiliki beberapa 
kewajiban yang harus dipenuhi. Setiap warga digital harus ikut membantu 
pemanfaatan teknologi secara benar, mengikuti tata krama yang berlaku, baik 
yang tersirat maupun tersurat. Contoh nyatanya adalah: tidak melakukan 
pembajakan konten, tidak menyebarkan informasi palsu, tidak memancing emosi 
pengguna teknologi informasi lainnya.
Komponen 

5. Etiket digital
Seringkali pengguna teknologi digital tidak peduli dengan etiket penggunaan 
teknologi, tetapi langsung menggunakan produk tanpa mengetahui aturan serta 
tata krama penggunaannya. Atau sudah mengetahui tetapi menganggap etiket 
digital tidak terlalu penting untuk diperhatikan. Seringkali para pengguna digital 
melupakan bahwa walaupun dalam dunia digital para pengguna tidak 
salingbertatap muka, tetapi perlu diperhatikan bahwa di balik setiap akun, di balik 
setiap posting forum, terdapat individu lainnya yang dapat tersinggung jika Anda 
melanggar tata kramaEtiket digital dibuat dengan tujuan untuk menjaga perasaan 
dan kenyamanan pengguna lainnya. Namun peraturan saja tidak cukup. Seringkali 
para pengguna tidak mengetahui aturan tersebut, ataupun malas membaca 
peraturan. Kita juga harus mengajarkan setiap pengguna teknologi digital untuk 

bertanggungjawab dalam pemanfaatan teknologi.

Komponen 6. Keamanan digital

Dalam setiap komunitas terdapat individu yang mencuri karya, merusak, ataupun 
mengganggu individu lainnya. Meskipun tidak boleh berburuk sangka, kita tidak 
dapat mempercayai seseorang begitu saja, karena hal tersebut akan beresiko 
terhadap keamanan kita. Hal ini berlaku juga dalam dunia digital.
Dalam dunia nyata kita membangun pagar, mengunci pintu, menambahkan alarm 
dalam rumah kita dengan alasan keamanan. Hal yang sama juga perluditerapkan 
dalam dunia digital, seperti meng-install antivirus, firewall, membackup data, dan 
menjaga data sensitif seperti username dan password, nomorkartu kredit, dll. 
Sebagai warga digital, kita harus berhati-hati dan menjaga informasi dari pihak 
yang tidak bertanggungjawab.

C. Kehidupan siswa di luar lingkungan sekolah 

Komponen 7. Hukum digital

Hukum digital mengatur etiket penggunaan teknologi dalam masyarakat. Warga 
digital perlu menyadari bahwa mencuri ataupun merusak pekerjaan, data diri, 
maupun properti daring orang lain merupakan perbuatan yang melanggar hukum.
Contoh perbuatan yang melanggar hukum antara lain: meretas informasi atau 
website, mengunduh musik ilegal, plagiarisme, membuat virus, mengirimkan spam, 
ataupun mencuri identitas orang lain.
Hukum siber (cyber law) di Indonesia sendiri dapat dikategorikan menjadi 5 aspek 
besar.
- Aspek hak cipta
- Aspek merek dagang
- Aspek fitnah dan pencemaran nama baik
- Aspek privasi
- Aspek yurisdiksi dalam ruang siber

Komponen 8. Transaksi digital

Warga digital perlu menyadari bahwa sebagian besar dari proses jual beli telah 
dilaksanakan secara daring. Berbagai situs jual-beli lokal dapat dengan mudah 
diakses oleh penjual dan pembeli, seperti tokobagus.com, kaskus.co.id, 
berniaga.com, dan berbagai toko daring lainnya. Mudahnya akses dan semakin 
tingginya tingkat kesadaran masyarakat akan teknologi informasi ikut mendorong 

tumbuhnya pasar jual beli daring di Indonesia.

Komponen 9. Kesehatan digital

Di balik manfaat teknologi digital, terdapat beberapa ancaman kesehatan yang 
perlu diperhatikan, seperti kesehatan mata, telinga, tangan, bahkan keseluruhan 
badan. Tidak hanya kesehatan fisik, kesehatan mental dapat juga terancam jika 
pengguna tidak mengatur penggunaan teknologi digital. Untuk mencegahnya, 
pengguna perlu menyadari bahaya-bahaya yang dapat ditimbulkan oleh teknologi 
digital.

3. THINK

Setelah memahami 9 komponen di atas, Anda telah menyadari pentingnya 
kewargaan digital. Untuk menyederhanakan 9 komponen di atas, Anda dapat 
menggunakan konsep “T.H.I.N.K.” sebelum Anda berkomunikasi di dunia digital, 
baik itu e-mail, post facebook, twitter, blog, forum, dll. T.H.I.N.K.merupakan 
akronim dari:
- Is it True (Benarkah)?
Benarkah posting Anda? Atau hanya isu yang tidak jelas sumbernya?
- Is it Hurtful (Menyakitkankah)?
Apakah post anda akan menyakiti perasaan orang lain?
- Is it illegal 
(Ilegalkah)?Ilegalkah post
Anda?
- Is it Necessary (Pentingkah)?
Pentingkah post Anda? Post yang tidak penting akan mengganggu orang lain
- Is it Kind (Santunkah)?
Santunkah post Anda? Tidakmenggunakan kata-kata yang dapat 

menyinggung orang lain?


4. Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik 

Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik atau Undang Undang nomor 11 
tahun 2008 atau UU ITE adalah UU yang mengatur tentang informasi serta transaksi 

elektronik, atau teknologi informasi secara umum. 

Asas dan Tujuan Asas 

Pemanfaatan Teknologi ITE dilaksanakan berdasarkan asas kepastian hukum, 
manfaat, kehati-hatian, iktikad baik, dan kebebasan memilih teknologi atau netral 
teknologi. 
Tujuan 
Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Transaksi Elektronik dilaksanakan dengan 
tujuan untuk: 
1. mencerdaskan kehidupan bangsa sebagai bagian dari masyarakat informasi 
dunia; 
2. mengembangkan perdagangan dan perekonomian nasional dalam rangka 
meningkatkan kesejahteraan masyarakat; 
3. meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelayanan publik; 
4. membuka kesempatan seluas-luasnya kepada setiap Orang untuk 
memajukan pemikiran dan kemampuan di bidang penggunaan dan 
pemanfaatan Teknologi Informasi seoptimal mungkin dan bertanggung 
jawab; dan 
5. memberikan rasa aman, keadilan, dan kepastian hukum bagi pengguna dan 
penyelenggara Teknologi Informasi. Istilah dalam Undang-Undang 
• Informasi Elektronik adalah satu atau sekumpulan data elektronik, tetapi tidak terbatas 
pada tulisan, suara, gambar, peta, rancangan, foto, electronic data interchange (EDI), 
surat elektronik (electronic mail), telegram, teleks, telecopy atau sejenisnya, huruf, 
tanda, angka, Kode Akses, simbol, atau perforasi yang telah diolah yang memiliki arti 
atau dapat dipahami oleh orang yang mampu memahaminya. 
• Transaksi Elektronik adalah perbuatan hukum yang dilakukan dengan menggunakan 

Komputer, jaringan Komputer, dan/atau media elektronik lainnya.

Beberapa materi yang diatur, antara lain: 

1. pengakuan informasi/dokumen elektronik sebagai alat bukti hukum yang sah (Pasal 5 
& Pasal 6 UU ITE); 
2. tanda tangan elektronik (Pasal 11 & Pasal 12 UU ITE); 
3. penyelenggaraan sertifikasi elektronik (certification authority, Pasal 13 & Pasal 14 UU 
ITE); dan 

4. penyelenggaraan sistem elektronik (Pasal 15 & Pasal 16 UU ITE).
5. perbuatan yang dilarang (cybercrimes). Beberapa cybercrimes yang diatur dalam UU 
ITE, antara lain: 
1. konten ilegal, yang terdiri dari, antara lain: kesusilaan, perjudian, 
penghinaan/pencemaran nama baik, pengancaman dan pemerasan (Pasal 
27, Pasal 28, dan Pasal 29 UU ITE); 
2. akses ilegal (Pasal 30); 
3. intersepsi ilegal (Pasal 31); 
4. gangguan terhadap data (data interference, Pasal 32 UU ITE); 
5. gangguan terhadap sistem (system interference, Pasal 33 UU ITE); 
6. penyalahgunaan alat dan perangkat (misuse of device, Pasal 34 UU ITE); 
Penyusunan materi UU ITE tidak terlepas dari dua naskah akademis yang 
disusun oleh dua institusi pendidikan yakni Universitas Padjadjaran(Unpad) 
dan Universitas Indonesia(UI). Tim Unpad ditunjuk oleh Departemen 
Komunikasi dan Informasi sedangkan Tim UI oleh Departemen Perindustrian 
dan Perdagangan. Pada penyusunannya, Tim Unpad bekerjasama dengan 
para pakar di Institut Teknologi Bandung yang kemudian menamai naskah 
akademisnya dengan RUU Pemanfaatan Teknologi Informasi (RUU PTI). 
Sedangkan tim UI menamai naskah akademisnya dengan RUU Informasi 
Elektronik dan Transaksi Elektronik. Kedua naskah akademis tersebut pada 
akhirnya digabung dan disesuaikan kembali oleh tim yang dipimpin Prof. 
Ahmad M Ramli SH (atas nama pemerintah Susilo Bambang Yudhoyono), 
sehingga namanya menjadi Undang-Undang Informasi dan Transaksi 
Elektronik sebagaimana disahkan oleh DPR. 
Peraturan Pelaksana 
Sembilan pasal UU ITE mengamanatkan pembentukan Peraturan Pemerintah:
1. Lembaga Sertifikasi Keandalan (Pasal 10 ayat 2); 
2. Tanda Tangan Elektronik (Pasal 11 ayat 2); 
3. Penyelenggara Sertifikasi Elektronik (Pasal 13 ayat 6); 
4. Penyelenggara Sistem Elektronik (Pasal 16 ayat 2); 
5. Penyelenggaraan Transaksi Elektronik (Pasal 17 ayat 3); 
6. Penyelenggara Agen Elektronik (Pasal 22 ayat 2); 
7. Pengelolaan Nama Domain (Pasal 24); 
8. Tata Cara Intersepsi (Pasal 31 ayat 4); 

9. Peran Pemerintah dalam Pemanfaaatan TIK (Pasal 40);


Senin, 02 Maret 2020

Rangkuman proses pembuatan film dan Orang yang bertugas dalam Pembuatan film

       Film yang baik tentunya memiliki cara pembuatan yang baik dan sesuai kaidah. Proses pembuatan film sering disebut sebagai filmmaking. Filmamaking melibatkan bebarapa tahap, antara lain ide, naskah, casting, shooting, editing, dan screening sebelum film dirilis secara besar-besaran.
Proses filmmaking dilakukan di banyak tempat di seluruh dunia dengan berbagai konteks ekonomi, sosial, politik, serta menggunakan teknologi dan teknik yang sistematik. cara pembuatan film yang satu dengan lain pada dasarnya sama, yang membedakan adalah tantangan untuk mewujudkan step by step pembuatan tersebut.
Nah, kamu pecinta film dan ingin mencoba membuat film sendiri? Yuk, pahami dasar-dasar cara pembuatan film berikut ini!
1. Menentukan Ide Cerita
Buatlah sebuah ide cerita untuk filmmu. tentukan terlebih dulu genre film yang ingin kamu buat. Drama, horor, action, atau genre lain. Usahakan untuk menciptakan ide cerita yang tidak pasaran. Kalau toh kamu ingin mengangkat cerita yang sudah umum, kemaslah dengan unik. Selain itu, cobalah untuk menentukan tema cerita yang familiar dengan masyarakat karena biasanya masyarakat suka menintin film yang “ini kisah gue banget loh”.
2. Tentukan Sasaran Penonton
Setelah menentukan ide cerita dan tema. Tentukan pula film ini ingin ditujukan untuk siapa? Apakah anak-anak, remaja, atau dewasa? menentukan segmentasi penonton akan mempermudah kita membuat alur cerita yang menarik
.3. Membuat Sinopsis Film
Sinopsis adalah komponen yang harus ada dalam sebuah film. Semua film memerlukan sinopsis, tidak terkecuali film dokumenter. Tulislah sinopsis yang ringkas, padat, jelas, tepat sasaran dengan konflik yang jelas, dan ending yang bisa memberi kejutan bagi penonton.
4. Menulis Skenario
Setelah membuat sinopsis singkat, langkah selanjutnya adalah menulis skenario. Skenario ini bisa kamu tulis sendiri atau meminta orang lain (yang kompeten) untuk menuliskannya. Skenario harus ditulis seecara detail dan rinci. Dimana scene akan diambil (apakah diluar atau di dalam ruangan), bagaimana ekspresi dan gerak-gerik para pemain, serta penjelasan dilokasi mana mereka akan mengambil gambar.
5. Menyiapkan Alat-alat Teknis
Tentukan story board (alat perencanaan yang menggambarkan urutan kejadian berupa kumpulan gambar dalam sketsa sederhana), tentukan lokasi yang sesuai dengan skenario. Siapkan kru, lampu, kamera, setting, property, kostum, make up team, dll.
6. Tentukan Budget
Setelah menentukan semua alat teknis dan pemain yang kita inginkan, maka kita harus membuat anggaran agar tidak melebihi budget yang sudah kamu tentukan. seandainya anggaran melebihi budget mungkin kamu bisa menyiasati dengan “sewa” entah itu sewa kostum, properti atau alat sehingga biaya tidak terlampau membengkak
7. Syuting dan Editing
Setelah ke enam komponen persiapan siap dan izin untuk pembuatan film sudah turun, maka kamu sudah bisa memulai proses syuting sesuai dengan skenario yang ada. Apabila proses syuting sudah selesai maka langkah selanjutnya adalah mengedit film berdasarkan urutan scene dalam skenario.
8. Review dan Revisi
Setelah melalui tahap editing bukan berarti film sudah jadi. Alangkah baiknya jika kamu meriviewhasil film yang sudah ada kemudian melakukan revisi apabila ada scene yang jelak dan tidak sesuai dengan skenario. Scene tersebut bisa kamu buang atau kamu ganti dengan yang baru.
9. Buat Promosi
Setelah semua proses pembuatan selesai, saatnya kamu mempromosikan film yang kamu buat dengan berbagai media. Bis amelalui web, blog, twitter, facebook, poster, trailer, dan media lain.
10. Masukkan dalam DVD
Setelah seluruh proses persiapan, pembuatan, dan revisi selesai. Kamu bisa memasukkan film tersebut dalam keping DVD untuk digandakan. Entah itu untuk keperluan pribadi atau promosi.
Setelah memahami kesepuluh proses dasar pembuatan film ini, saatnya kamu menciptakan filmmu sendiri. Mulailah untuk latihan menulis skenario terlebih dahulu dengan membaca contoh format skenario. Mau belajar jadi filmmaker? Tertarik dengan dunia film? IDS | International Design School menyediakan Sekolah Film dan Kursus Film, lho! Kamu bisa wujudkan impian kamu menjadi FilmMaker.
.

Dalam kru pembuatan film terdapat banyak komponen atau divisi yang menjalankan produksi tersebut. Ada beberapa Divisi dalam kru film mulai dari bagian umum, art, dan sebagainya. Namun Ada Divisi penting yang merupakan penggerak awal agar proses pembuatan film bisa berjalan. Apa saja itu? Berikut divisi utama dari kru film.
1. Produser Eksekutif
Produser eksekutif biasanya terdiri dari beberapa orang, dengan tugas utama untuk membiayai pembuatan film yang dilakukan oleh pembuat film atau production house (PH).
2. Produser
Produser adalah orang yang langsung berhubungan dan memberikan laporan kepada produser eksekutif terkait progres pembuatan film. Tugas Produser Film adalah untuk melakukan segala kordinasi, control, evaluasi hingga melakukan berbagai pembayaran yang terkait dengan pembuatan film.
3. Manajer Produksi
Orang yang memiliki jabatan sebagai manajer produksi berada dibawah garis tugas produser dan bertugas untuk melakukan pengawasan terhadap seluruh kegiatan pembuatan film mulai dari seluruh personil kru, teknologi yang digunakan, keuangan yang dikeluarkan, jadwal pengambilan gambar atau jadwal shooting.
4. Manajer Unit
Namanya saja sudah manajer unit tentu tugasnya hampir sama dengan manajer produksi, hanya saja tugas dari manajer unit berada dalam ukuran kecil.
5. Koordinator Produksi
Koordinator Produksi memiliki tugas untuk melakukan koordinasi terkait dengan segala informasi produksi yang diberikan oleh manajer produksi. Orang dengan jabatan ini jugamemiliki tugas untuk bertanggung jawab terhadap seluruh keperluan produksi.
6. Post-Production SupervisorPost-Production Supervisor memiliki tugas untuk melakukan pengawasan setelah produksi film dilakukan.
7. Sutradara atau Director
Tugas Sutradara atau Director dalam pembuatan film adalah bertanggung jawab atas segala kegiatan produksi film, mulai dari ide kreatif film, alur cerita dan konten cerita, memberitahukan aktor atau aktris tentang adegan yang dilakukan, memilih lokasi pembuatan film, menentukan sountrack lagu pada film, menentukan durasi film dan menentukan waktu pengambilan film. Sutradara juga langsung berhubungan dengan para produser.
8. First Assistant Director atau Asisten Sutradara 1
Tugas First Asisstan Director adalah membantu, memastikan dan mengawasi seluruh tugas dan tanggung jawab yang dimiliki oleh sutradara agar apa yang diperintahkan oleh sutradara dapat berjalan dengan baik.
9. Second Assistant Director atau Asisten Sutradara 2
Asisten Sutradara 2 adalah orang dibawah Asisten Sutradara 1 yang mengepalai unit – unit produksi dibawah sutradara dan Asisten Sutradara 1 yang bertugas untuk mengerjakan setiap perintah dan tugas yang diberikan oleh Asisten Sutradara 1 dan sutradara.
10. Asisten Produksi
Asisten Produksi bertugas untuk menyiapkan seluruh perlengkapan yang akan digunakan dalam pembuatan film dan membantu Asisten Sutradara 1 dan pekerjaan yang berhubungan dengan produksi film lainnya.
11. Script Supervisor
Orang dengan jabatan ini bertugas untuk melakukan pengawasan terhadap naskah film yang telah dibuat.
12. Stunt Coordinator
Stunt Coordinator memiliki tugas untuk merekrut para pemain pengganti, jika aktor atau aktris tidak mampu melakukan agedan yang diinginkan.
Itu dia beberapa jabatan penting dalam divisi utama dalam proses pembuatan film. Buat kamu yang ingin dapatkan berita terbaru seputar fotografi, videografi, dan visualgrafi serta hal – hal yang berkaitan dengan bidang tersebut. Pantau terus Instagram Lensa Community. Sampai jumpa semoga artikel ini bermanfaat.

Minggu, 01 Maret 2020

Sumber Daya Jaringan Komputer

3.13)  A] Saat terdapat lebih dari satu perangkat keras di sebuah tempat, metode berbagi menjadi sebuah solusi agar lebih hemat dan efisien. Selain sharing device juga terdapat sharing resource dalam jaringan komputer. Apa itu sharing resource? Apa fungsi dan kelebihan memakai metode tersebut? Langsung saja simak informasi selengkapnya pada artikel di bawah ini:

Pengertian

Sebelum membahas pengertian dari sharing resource, akan dibahas dulu pengertian dari resource tersebut. Resource yang berarti sumber daya adalah seluruh perangkat keras atau sebuah virtual sistem yang tersambung ke sebuah sistem. Pada sistem komputer sendiri terdapat beberapa resource yang berupa perangkat keras, seperti hardisk, memori, printer, dan lainnya. Sedangkan resource berbentuk virtual sistem adalah CPU, file, atau koneksi jaringan.
Bila digabungkan, sharing resource bisa diartikan sebagai sebuah metode berbagi perangkat keras oleh semua prosesor yang tersedia untuk digunakan secara bersama-sama. Pada jaringan komputer, metode ini bisa dipakai untuk berbagi printer, fax, modem, drive, hardisk, ataupun data dengan tujuan agar perangkat ataupun data di sebuah komputer bisa diakses dari komputer lainnya.

Fungsi Sharing Resource

Sesuai dengan pengertiannya, fungsi dari metode sharing resource adalah untuk berbagi data atau perangkat keras antar komputer yang berada dalam satu jaringan yang sama. Saat metode ini diterapkan, maka setiap pengguna komputer dapat dengan mudah berbagi perangkat keras ataupun data yang dibutuhkan. Tidak perlu lagi bergantian dan saling meminjam yang membuat repot dan kurang efisien. Sistem operasi yang digunakan pun tidak terhalang oleh jarak, sehingga walaupun berada ratusan kilometer pun tetap dapat dengan mudah mengakses data atau perangkat yang diinginkan.Saat terdapat lebih dari satu perangkat keras di sebuah tempat, metode berbagi menjadi sebuah solusi agar lebih hemat dan efisien. Selain sharing device juga terdapat sharing resource dalam jaringan komputer. Apa itu sharing resource? Apa fungsi dan kelebihan memakai metode tersebut? Langsung saja simak informasi selengkapnya pada artikel di bawah ini:

Pengertian

Sebelum membahas pengertian dari sharing resource, akan dibahas dulu pengertian dari resource tersebut. Resource yang berarti sumber daya adalah seluruh perangkat keras atau sebuah virtual sistem yang tersambung ke sebuah sistem. Pada sistem komputer sendiri terdapat beberapa resource yang berupa perangkat keras, seperti hardisk, memori, printer, dan lainnya. Sedangkan resource berbentuk virtual sistem adalah CPU, file, atau koneksi jaringan.
Bila digabungkan, sharing resource bisa diartikan sebagai sebuah metode berbagi perangkat keras oleh semua prosesor yang tersedia untuk digunakan secara bersama-sama. Pada jaringan komputer, metode ini bisa dipakai untuk berbagi printer, fax, modem, drive, hardisk, ataupun data dengan tujuan agar perangkat ataupun data di sebuah komputer bisa diakses dari komputer lainnya.

Fungsi Sharing Resource

Sesuai dengan pengertiannya, fungsi dari metode sharing resource adalah untuk berbagi data atau perangkat keras antar komputer yang berada dalam satu jaringan yang sama. Saat metode ini diterapkan, maka setiap pengguna komputer dapat dengan mudah berbagi perangkat keras ataupun data yang dibutuhkan. Tidak perlu lagi bergantian dan saling meminjam yang membuat repot dan kurang efisien. Sistem operasi yang digunakan pun tidak terhalang oleh jarak, sehingga walaupun berada ratusan kilometer pun tetap dapat dengan mudah mengakses data atau perangkat yang diinginkan jaringan komputer.

3.13) B]Pengertian jaringan komputer dan klasifikasi jaringan komputer, Jika 2 (dua) buah komputer atau lebih masing-masing memiliki sebuah kartu jaringan, kemudian dihubungkan melalui kabel maupun nirkabel sebagai medium transmisi data, dan terdapat perangkat lunak sistem operasi jaringan, maka akan membentuk sebuah jaringan komputer sederhana. Apabila ingin membuat jaringan komputer dengan jangkauan lebih luas, maka diperlukan peralatan tambahan seperti Hub, Bridge, Switch, Router, Gateway sebagai peralatan interkoneksinya. Demikian pengertian jaringan komputer yang dapat kami jelaskan, kemudian bagaimana klasifikasi jaringan komputer ?
pengertian jaringan komputer

Klasifikasi jaringan komputer dapat dibagi berdasarkan wilayah geografisnya, fungsi dari jaringan komputer itu sendiri, topologi, bagaimana distribusi dari sumber informasi/data, serta media transmisi apa yang dipakai

.Klasifikasi jaringan komputer berdasarkan wilayah geografis, jaringan komputer terbagi atas Jaringan wilayah lokal atau Local Area Network (LAN), Jaringan wilayah metropolitan atau Metropolitan Area Network (MAN), dan Jaringan wilayah luas atau Wide Area Network (WAN).Jaringan wilayah lokal merupakan jaringan milik pribadi di dalam sebuah gedung atau tempat berukuran sampai beberapa 1 - 10 kilometer. LAN seringkali digunakan untuk menghubungkan komputer-komputer pribadi dan stasiun kerja (workstation) dalam kantor suatu perusahaan atau pabrik-pabrik untuk memakai bersama sumberdaya (misalnya pencetak / printer) serta saling bertukar informasi. Sedangkan Jaringan wilayah metropolitan merupakan perluasan jaringan LAN sehingga mencakup satu kota yang cukup luas, terdiri atas puluhan gedung berjarak 10 - 50 kilometer. Jaringan wilayah luas Merupakan jaringan antarkota, antar propinsi, antar negara, bahkan antar benua. Jaraknya bisa mencakup seluruh dunia, misalnya jaringan yang menghubungkan semua bank di Indonesia, atau pengertian jaringan komputer yang menghubungkan semua kantor Perwakilan Indonesia di seluruh dunia. Media transmisi utama WAN adalah komunikasi lewat satelit, tetapi banyak yang mengandalkan koneksi serat optik antar negara.
Klasifikasi jaringan komputer berdasarkan fungsinya.
Klasifikasi jaringan komputer berdasarkan fungsinya terbagi menjadi Jaringan Klien-server (Client-server) dan Jaringan Ujung ke ujung (Peer-to-peer). Jaringan klien-server pada dasaranya terdapat satu komputer disiapkan menjadi peladen (server) dari komputer lainnya yang sebagai klien (client). Semua permintaan layanan sumberdaya dari komputer klien harus dilewatkan ke komputer peladen, komputer peladen ini akan mengatur pelayanannya. Apabila komunikasi permintaan layanan sangat sibuk bahkan bisa disiapkan lebih dari satu komputer menjadi peladen, sehingga ada pembagian tugas, misalnya file-server, print-server, database server, dll. Tentu saja konfigurasi komputer peladen biasanya lebih dari konfigurasi komputer klien baik dari segi kapasitas memori, kapasitas cakram keras (harddisk), maupun kecepatan prosessornya. Sedangkan pengertian jaringan komputer ujung ke ujung itu ditunjukkan dengan komputer-komputer saling mendukung, sehingga setiap komputer dapat meminta pemakaian bersama sumberdaya dari komputer lainnya, demikian pula harus siap melayani permintaan dari komputer lainnya. Model jaringan ini biasanya hanya bisa diterapkan pada jumlah komputer yang tidak terlalu banyak, maksimum 25, karena komunikasi akan menjadi rumit dan macet bilamana komputer terlalu banyak.
Klasifikasi jaringan komputer berdasarkan topologi jaringan.
Klasifikasi jaringan komputer berdasarkan topologi jaringan dapat dibedakan atas:
  • Topologi bus
  • Topologi bintang
  • Topologi cincin
  • Topologi mesh
  • Topologi pohon
  • Topologi linier
Klasifikasi jaringan komputer berdasarkan distribusi sumber informasi/data terbadi atas jaringan terpusat dan terdistribusi.
Jaringan terpusat
Jaringan ini terdiri dari komputer klien dan peladen dimana komputer klien yang berfungsi sebagai perantara untuk mengakses sumber informasi/data yang berasal dari satu komputer peladen.
Jaringan terdistribusi
Merupakan perpaduan beberapa jaringan terpusat sehingga terdapat beberapa komputer peladen yang saling berhubungan dengan klien membentuk sistem jaringan komputer tertentu.
Klasifikasi pengertian jaringan komputer berdasarkan media transmisi data terbagi atas jaringan kabel dan jaringan nirkabel.
Jaringan berkabel
Pada jaringan ini, untuk menghubungkan satu komputer dengan komputer lain diperlukan penghubung berupa kabel jaringan. Kabel jaringan berfungsi dalam mengirim informasi dalam bentuk sinyal listrik antar komputer jaringan.
Jaringan nirkabel
Merupakan jaringan dengan medium berupa gelombang elektromagnetik. Pada jaringan ini tidak diperlukan kabel untuk menghubungkan antar komputer karena menggunakan gelombang elektromagnetik yang akan mengirimkan sinyal informasi antar jaringan komputer.